Temen-temen yang baru mulai terjun ke dunia pasar saham pasti banyak yang bertanya gini:

“Untungnya beli saham dari mana sih?”

“Denger-denger di pasar saham itu.. banyakan yang rugi ya?.. dari pada yang untung??”

“Kalau gitu.. peluang untuk berhasil di pasar saham kecil banget dong..”

Mari kita bahas satu per satu ya..

Untungnya Beli Saham Dari Mana??

 

Untungnya Beli Saham dari Mana

Pertama kita akan membahas sumber keuntungan di pasar saham..

Nggak bisa dipungkiri, mayoritas orang yang terjun ke dunia pasar saham memiliki tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan..

Walaupun realitasnya nggak sedikit orang yang justru rugi di sini.. tapi peluang untuk mendapatkan keuntungan itu tetap ada..

Dan kalau saya bilang, peluangnya luar biasa besar.. dan sangat menarik.. hehehe

Lantas, untungnya beli saham dari mana??

Jadi.. di pasar saham ada dua peluang keuntungan yang bisa temen-temen dapatkan, yaitu:

1. Keuntungan dari Kenaikan Harga Saham (Capital Gain)

Peluang yang pertama berasal dari kenaikan harga saham yang temen-temen beli.

Jadi, sama seperti komoditi lain, harga saham juga mengalami fluktuasi..

Bahasa simpelnya harganya naik turun..

Nah, naik-turunnya harga saham ini bisa menjadi peluang untuk investor dan trader saham..

Cara memanfaatkannya adalah dengan membeli saat harga saham sedang murah dan menjualnya kembali saat harga saham sedang mahal..

Simpel kan?

Ya.. secara tertulis memang simpel.. tapi kenyataannya di lapangan.. susah pakek banget.. hahaha

But.. peluang itu tetap ada..

Dan dengan pengetahuan yang memadai, peluang kita untuk bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham ini akan menjadi jauh lebih besar..

Makanya saya selalu merekomendasikan mereka yang baru mulai terjun ke dunia pasar saham untuk belajar.. belajar.. belajar.. dan belajar..

Oh ia.. sampe lupa..

Di kalangan investor saham, istilah kenaikan harga saham ini disebut dengan capital gain ya..

2. Keuntungan dari Pembagian Hasil Keuntungan Perusahaan (Dividen)

Kalau mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham tergolong relatif agak susah (bagi yang belum berpengalaman ya..), sumber keuntungan di saham yang kedua ini relatif mudah untuk didapatkan..

Caranya gimana??

Gampang..

Cukup beli saham bluechip alias saham-saham perusahaan besar yang terbukti secara historis selalu berhasil membukukan keuntungan setiap tahun.

Kabar baiknya, perusahaan seperti ini luar biasa banyak dan mudah untuk ditemukan..

Kabar buruknya.. harga sahamnya mahal-mahal.. 😀

But.. worth untuk dibeli kok..

Oh ia.. terkait dengan dividen, ada mekanisme penting yang harus temen-temen pahami..

Begini..

Saat membeli saham A, artinya temen-temen menjadi salah satu dari sekian banyak investor yang memiliki perusahaan A.

Nah, perusahaan A ini tentu melakukan kegiatan usaha atau bisnis yang berpeluang menghasilkan keuntungan bukan??

Ia dong.. kalau nggak ada kegiatan usaha/bisnisnya, tentu nggak mungkin perusahaan A bisa listing di bursa saham..

Nah, jika perusahaan A menghasilkan keuntungan, keuntungan ini biasanya akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

Bagian pertama untuk pengembangan bisnis perusahaan, dan

Bagian kedua untuk dibagikan ke pemilik perusahaan (bagian inilah yang disebut sebagai dividen)

Berapa persen bagian pertama dan berapa persen bagian ke dua?

Jawabannya sangat bergantung pada manajemen perusahaan..

Sebagian perusahaan ada yang berani memberikan dividen besar untuk pemegang sahamnya dan sebagian lagi ada yang tidak membagikan dividen sama sekali ke pemegang sahamnya..

Gimana?? Sudah paham??

Kalau belum, silahkan diulangi lagi sampai paham ya..

Kalau sudah.. kita lanjut ke bagian cara memilih saham perusahaan yang berpeluang besar menghasilkan dividen..

Jadi, tugas kita sebagai investor yang ingin mendapatkan keuntungan dari dividen adalah mencari dan membeli perusahaan yang memang sudah terbukti selalu membagikan dividen ke pemegang sahamnya dalam kurun waktu 3 – 5 tahun terakhir.

Bagaimana cara mencarinya??

Cara yang agak ribet namun memberikan banyak faedah adalah dengan membaca laporan keuangan perusahaan..

Kalau malas.. silahkan lihat data fundamentalnya di aplikasi RTI Bisnis..

Aplikasi ini bisa diunduh secara cuma-cuma di play store..

BTW.. ini bukan endorse ya.. hahahahaha

Denger-denger di Pasar Saham Lebih Banyak yang Rugi ya Daripada yang Untung?

Berdasarkan rumor yang beredar, jumlah trader dan investor yang berhasil membukukan keuntungan secara konsisten di pasar modal memang sangat sedikit..

Kabarnya persentasenya kurang dari 10%..

Namun..

Jujur, saya belum pernah meneliti sendiri kebenaran rumor ini..

Hanya saja, jika melihat susahnya jalan yang saya lalui saat mempelajari bidang ini plus melihat pola mayoritas trader/investor pemula yang cenderung ikut-ikutan tanpa mau mendalami ilmu yang mendasarinya, saya rasa rumor tersebut memang benar..

Gimana??

Ada yang mulai pesimis??

Kalau ada, saya sarankan untuk berhenti sekarang juga..

Ya.. lebih baik tidak dimulai sama sekali dari pada berhenti di tengah jalan..

Karena mereka yang berhenti di tengah jalan biasanya mengalami kerugian dalam bentuk uang.. yang mungkin tidak sedikit jumlahnya..

Kalau temen-temen memutuskan untuk lanjut terus.. saran saya temen-temen harus belajar, belajar, belajar, dan belajar dahulu sebelum benar-benar terjun ke dunia ini..

Silahkan buka rekening saham dengan modal seadanya, lalu pelajari seperti apa mekanismenya..

Kalau dengan modal kecil nantinya temen-temen sudah bisa profit secara konsisten, selanjutnya temen-temen tinggal menambah modal saja..

Yang pasti, dunia pasar saham bukan untuk orang yang sekedar coba-coba..

Kalau ingin terjun ke dunia ini, harus benar-benar diseriusi..

Oke??..

Tips untuk Investor Pemula

Tips yang bisa saya beri untuk temen-temen yang bener-bener awam di dunia pasar saham adalah: PASTIKAN TEMEN-TEMEN MEMBELI SAHAM BLUECHIP DAN MENGHINDARI SAHAM GORENGAN..

Saham bluechip dibiarkan begitu saja pun setiap tahunnya kemungkinan besar akan menghasilkan keuntungan dari dividen..

Kalaupun harganya turun, biasanya penurunannya tidak sebesar saham gorengan..

Jadi lebih aman untuk pemula..

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

Write a Comment

0Shares
0 0